Pengumuman Pemenang Anugerah Bapeten 2019: Kategori Penulisan Makalah
Tuesday, 09 July 2019

Dalam rangka Anugerah BAPETEN 2019 kategori Makalah Si-INTAN, dilakukan penilaian makalah dari 27 makalah yang telah diterima oleh panitia yang dikelompokkan ke dalam 5 topik yakni :

1        Kategori Implementasi Penggunaan Rekaman Data Dosis Pasien dan DRL;
2        Kategori Kepedulian (Awareness) Dalam Penggunaan Sumber Radiasi Pengion;
3        Kategori Pencegahan Insiden Radiasi Bagi Pasien;
4        Kategori Penguatan Kompetensi Personil Keselamatan Radiasi; dan
5        Kategori Perlindungan Keselamatan Pasien Radiologi;


Penilaian makalah dilakukan oleh Tim Penilai Makalah yang terdiri dari BAPETEN, Kementerian Kesehatan, KARS, PDSRI dan AFISMI. Berdasarkan hasil penilaian dari Tim Penilai Makalah, diperoleh hasil penerima Anugerah BAPETEN 2019 untuk kategori Makalah Si-INTAN adalah sebagai berikut

Kategori Implementasi Penggunaan Rekaman Data Dosis Pasien dan DRL.

  1. RS Mitra Keluarga Bekasi (Levina Almira); Analisis Pengaruh Nilai DLP Terhadap Massa Tubuh dan Pitch Pada Pemeriksaan CT-Scan Urografi Non Kontras.
  2. RSUD Kabupaten Karawang (Rini Marini, S.Si); Analisis Dosis Permukaan Pasien Pada Pemeriksaan Thorax Menggunakan Grid Dan Non-Grid Di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang.
  3. RS. Kanker Dharmais (M. Roslan Abdul Gani); Evaluasi Dosis Efektif CT dan PET pada Whole-Body 18FDG: Studi Data Dose Reference Level di Rumah Sakit Kanker “Dharmais”.

Kategori Kepedulian (Awareness) Dalam Penggunaan Sumber Radiasi Pengion.

  1. RS. Indriati (Dito Andi Rukmana); Usaha Menurunkan Dosis Radiasi Untuk CT Kepala Dengan Mengoptimisasi ASiR (Adaptive Statistical Interative Reconstruction).
  2. RSUD. K.R.M.T. Wongsonegoro (Supriyati, S.Si); Pemilihan Kuat Arus Waktu : Langkah Kecil Yang Bermanfaat Besar.

Kategori Pencegahan Insiden Radiasi Bagi Pasien.

  1. RS. Mitra Keluarga Kelapa Gading (Adi Andhika, S.Si); Monitoring dan Evaluasi Peluang Resiko Kanker Pada Pasien CT Scan.
  2. RS. Nasional Diponegoro (Zaenal Arifin, M.Si); Evaluasi Dosis Pasien, Paparan Radiasi dan Lingkungannya  Pada Pemeriksaan Radiodiagnostik Digital Radiografi.
  3. RSUD dr. Drajat Prawiranegara (Habib Syeh Alzufri); Manajemen Resiko Radiasi Pada Instalasi Radiologi Imejing dan Radiologi Interventional (RIR) di RSUD Drajat Prawiranegara.

Kategori Penguatan Kompetensi Personil Keselamatan Radiasi.

  1. RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (Tuti Amalia); Evaluasi Peningkatan Pengetahuan dan Kualifikasi Kompetensi Pekerja Radiasi dalam Aspek Proteksi dan Keselamatan Radiasi.
  2. RSUD Kabupaten Karawang (Neng Dheni Widayanti, S.Tr.Rad); Inhouse Training “ Sosialisasi Prinsip-Prinsip Proteksi Radiasi  Guna Meningkatkan Keselamatan Radiasi Terhadap Staff Radiologi RSUD Karawang”.
  3. RS Siloam Hospitals Lippo Village (Brahma Indra Prasaja); Quality Control dan Penguatan Kompetensi Personil Terhadap Dosis Radiasi Dengan Analisa Pengulangan Foto Rontgen Thorax di Siloam Hosptials Lippo Village.

Kategori Perlindungan Keselamatan Pasien Radiologi.

  1. RS Siloam Hospitals Lippo Village (Brahma Indra Prasaja); Optimisasi Dosis Serap Mammae Pada Pasien Mammografi Demi Terciptanya Patient Safety di Siloam Hospitals Lippo Village.
  2. RS Kanker Dharmais (Heri Wiranto, S.ST); Penerapan Keselamatan Radiasi Dalam Pelayanan Pasien Radiologi dan Kedokteran Nuklir di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta.
  3. RSJD Dr. RM. Soedjarwadi (Antonio Noronha, S.Si); Penerapan Proteksi dan Keselamatan Radiasi Terhadap Paparan Medik Pasien Dengan Gangguan Jiwa di Instalasi Radiologi RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah.


Berdasarkan hasil keputusan pantia, pemenang untuk setiap kategori diwajibkan untuk mempresentasikan hasil makalahnya dalam bentuk Presentasi Oral untuk Peringkat 1 tiap kategori dan Presentasi Poster untuk Peringkat 2 dan 3 tiap kategori pada tanggal 24 Juli 2019. Panduan presentasi baik presentasi oral dan presentasi poster disampaikan sebagai berikut.


Panduan Presentasi Oral


  1. Pemakalah harus menyampaikan bahan presentasi kepada panitia pada saat pelaksanaan Registrasi
  2. Penyajian presentasi oral disampaikan dalam Bahasa Indonesia. Diharapkan agar bahan presentasi dibuat dalam bahasa Indonesia. Jika harus menggunakan istilah ilmiah/asing, maka sebaiknya penulisan dibuat dengan huruf miring (Italic)
  3. Waktu presentasi dilaksanakan selama 10 menit tanpa sesi tanya jawab. Pastikan bahwa presentasi tidak melebihi alokasi waktu yang telah ditetapkan oleh panitia.
  4. Presentasi dijalankan menggunakan perangkat lunak Microsoft Power Point. Untuk pemakalah yang membuat bahan presentasi diluar perangkat lunak Microsoft Power Point, diharapkan untuk mengkonversi dokumen presentasi ke dalam dokumen Microsoft Power Point. Jika pemakalah akan menyampaikan makalahnya dalam presentasi berbasis Mac, diharapkan untuk mempersiapkan sendiri perangkat laptop serta konektor penghubung ke VGA.

 

Panduan Presentasi Poster

  1. Pemakalah harus menginformasikan poster kepada panitia pada saat pelaksanaan Registrasi. Panitia akan mengarahkan pemakalah menuju lokasi poster yang telah ditentukan. Poster harus terpasang dengan sesuai dengan lokasi yang telah ditetapkan oleh panitia.
  2. Penyajian presentasi poster disampaikan dalam Bahasa Indonesia. Diharapkan agar tulisan dalam poster dibuat dalam bahasa Indonesia. Jika harus menggunakan istilah ilmiah/asing, maka sebaiknya penulisan dibuat dengan huruf miring (Italic)
  3. Poster harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
  • Dibuat dalam bentuk Roll Banner atau X-Banner dengan ukuran lebar 60 cm x panjang 160 cm. Poster dibuat dengan orientasi Portrait. Poster yang dibuat selain dalam orientasi Portrait tidak akan ditampilkan pada saat sesi Poster.
  • Judul poster harus merefleksikan konten presentasi dan sesuai dengan makalah yang telah disampaikan kepada panitia.
  • Nama penulis, organisasi penulis serta email dari penulis koresponden harus tertulis dalam poster.
  • Konten dalam poster harus mudah dibaca pada jarak minimal 2 meter. Penggunaan font sebaiknya menggunakan jenis font standar dan tidak menggunakan lebih dari 2 jenis font untuk seluruh isi poster.
  • Poster menggunakan bahan dasar Doff untuk menghindari pantulan cahaya sehingga memudahkan peserta untuk membaca isi poster.
Perlu kami sampaikan bahwa keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.






Dipromosikan dan dikembangkan atas kerjasama: