BERITA


Thursday, 24 January 2019

Dalam rangka menumbuhkan motivasi rumah sakit untuk berperan aktif dalam program Si-INTAN, maka BAPETEN menyelenggarakan pemberian penghargaan berupa ANUGERAH Si-INTAN setiap 2 (dua) tahun sekali sebagai bentuk apresiasi kepada rumah sakit yang telah berperan aktif dan juga sebagai ajang saling berkomunikasi dan sharing knowledge terkait good practice dalam upaya implementasi optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi bagi pasien di fasilitas kesehatan. Selain kategori partisipasi aktif dalam input data dosis pasien di Si-INTAN, mulai Tahun 2019 ini ada tambahan kategori penghargaan terkait aspek inovasi dan implementasi optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi bagi pasien. Kategori tambahan ini dinilai dari makalah yang dibuat oleh rumah sakit.   KATEGORI MAKALAH SYARAT & KETENTUAN Kategori implementasi penggunaan rekaman data dosis pasien dan DRL (CT Scan, Fluor... Read more

Tuesday, 15 January 2019

BAPETEN kembali akan menyelenggarakan ANUGERAH Si-INTAN 2019. Ada 9 (Sembilan) kategori yang akan diberikan Anugerah, yaitu 4 (empat) kategori penghargaan untuk rumah sakit yang berkontribusi aktif dalam input data dosis pasien di Si-INTAN, dan 5 (lima) kategori penghargaan aspek inovasi dan implementasi Si-INTAN.   4 (empat) kategori kontributor teraktif dalam Si-INTAN merupakan rumah sakit yang memenuhi kriteria kategori teraktif dalam penginputan data dosis radiasi pasien untuk modalitas CT Scan, Fluoroskopi, Radiografi Umum dan dalam penginputan data aktivitas radionuklida yang diberikan ke pasien untuk diagnostik Kedokteran Nuklir. 5 (lima) kategori aspek inovasi merupakan ajang kompetisi dengan menunjukkan upaya-upaya inovasi atau pun implementasi yang telah dilakukan oleh rumah sakit dalam rangka proteksi dan keselamatan radiasi bagi pasien radiologi seperti: kegiatan atau program yang dilakukan setelah data dosis rad... Read more

Wednesday, 05 December 2018

Pada Tanggal 1 – 3 Oktober 2018, peserta dari 22 negara anggota dan 8 organisasi profesional berkumpul dalam sebuah pertemuan di IAEA membahas upaya untuk meningkatkan budaya keselamatan radiasi dalam pelayanan kesehatan.Perwakilan dari negara anggota terdiri dari personil yang bekerja di radiologi, kedokteran nuklir, dan radioterapi. Mereka membagikan pengalamannya mengenai cara memperkuat budaya keselamatan di institusi dan negara mereka sendiri. Para professional yang hadir terdiri dari dokter, fisikawan medis, radiografer dan badan pengawas.Pertemuan yang juga didukung oleh organisasi kesehatan dunia WHO, memberikan hasil yang menyatakan bahwa cara terbaik dalam meningkatkan budaya keselamatan dapat dilakukan dengan atau melalui pelatihan, webinar (pembelajaran jarak jauh secara online), sistem pembelajaran tentang insiden, dan penggunaan situs web RPOP IAEA atau sejenisnya. Beberapa potensi yang dapat diidentifikasi dari pertem... Read more

Monday, 12 November 2018

Pengenalan aplikasi berbasis web untuk sistem manajemen data dosis radiasi pasien radiologi dilakukan di Kota Pontianak pada Tanggal 8 November 2018 yang diikuti oleh 14 perwakilan dari rumah sakit negeri dan swasta yang terdiri dari Petugas Proteksi radiasi (PPR), radiographer, fisikawan medis, dan perwakilan manajemen rumah sakit. Kegiatan ini dikhususkan untuk pengenalan fitur menajemen data dosis pasien untuk pemeriksaan dengan menggunakan pesawat sinar-X radiografi umum (general purpose radiography). Para peserta diperkenalkan mengenai salah satu aspek proteksi dan keselamatan radiasi yaitu optimisasi dan implementasinya yang dikhususkan untuk pasien. Upaya optimisasi yang dapat dijalankan sehingga keselamatan radiasi bagi pasien dapat terjamin adalah: pemilihan modalitas sinar-X yang sesuai dengan penggunaannya, adanya program kalibrasi atau pengujian rutin, tersedianya semua prosedur yang terkait dengan penggunaan radiasi,... Read more

Saturday, 03 November 2018

Pada tanggal 28 Oktober 2018 di Kota Cirebon diselenggarakan Workshop Regional Radiologi dengan tema “Peningkatan Mutu Pelayanan Radiologi Berbasis Digital Radiografi (DR)”. Workshop ini dilaksanakan oleh Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI) Kota Cirebon dengan mengambil subtopik “Peranan Teknologi DR dalam Manajemen Dosis Pasien untuk Memenuhi Elemen Penilaian AP 6.3.1 (SNARS 1) sesuai dengan Perka BAPETEN No. 8 Tahun 2011”.Salah satu materi workshop adalah ‘Penerapan Manajemen Dosis Pasien melalui Program DRL Nasional dalam Upaya Optimisasi Proteksi Radiasi Paparan Medik” yang disampaikan oleh salah satu anggota Tim IDRL yaitu Endang Kunarsih, S.Si., M.Si. Bahan presentasi dapat diunduh pada link berikut: Penerapan Manajemen Dosis Pasien melalui Program DRL Nasional.Kehadiran Si-INTAN sebagai salah satu tool untuk manajemen dosis radiasi pasien dalam workshop tersebut merupakan upaya pengenalan dan bimbingan ke penggun... Read more




Dipromosikan dan dikembangkan atas kerjasama: