PENGENALAN APLIKASI Si-INTAN VERSI 2.0 DI SEMARANG

Wednesday, 16 August 2017

Pada bulan ini tepatnya Tanggal 4 Mei 2017, giliran kota semarang menjadi tujuan pengenalan aplikasi Si-INTAN yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) BAPETEN.

Pengenalan Si-INTAN yang dikemas dalam sebuah pertemuan teknis dengan para Petugas Proteksi Radiasi (PPR), fisikawan medis, perwakilan Perhimpunan Ahli Radiografer Indonesia (PARI), dan perwakilan dari Asosiasi Fisikawan Medis Indonesia (AFMI) diisi dengan pemaparan mengenai Diagnostic Reference Levels (DRL) dan pengenalan aplikasi Si-INTAN sebagai sistem manajemen data dosis pasien. Aplikasi ini salah satu output-nya adalah Nilai Diagnostic Reference Level (DRL) lokal maupun nasional.


Pada kegiatan ini diperoleh beberapa informasi yang sangat berharga mengenai manfaat pemantauan data dosis pasien, diantaranya:
1. Data dosis pasien dapat digunakan untuk kajian retrospektif dan kajian prospektif;
2. Membuat profil atau gambaran dosis radiasi yang diterima oleh pasien untuk tiap modalitas dan jenis penyinaran;
3. Membuat tingkat panduan dosis (DRL) untuk tiap modalitas dan jenis penyinaran;


Untuk memudahkan dalam upaya pemantauan dosis pasien, maka dibutuhkan berbagai komitmen dan langkah berikut ini:
1. Pemilik fasilitas dalam membeli pesawat sinar-X diprioritaskan menyertakan fitur indikator dosis. Pemilihan modalitas yg dilengkapi dengan fitur indikator dosis merupakan upaya optimisasi.
2. Peran PPR, radiografer ataupun fisikawan medik dalam hal ini diperlukan untuk memberikan saran terkait pemilihan pesawat sinar-X.
3. BAPETEN telah mengeluarkan sebuah pedoman penyusunan DRL dan dapat di unduh di web ini.
4. Pemegang Izin memiliki tanggung jawab untuk membuat dan memelihara rekaman yang terkait dengan keselamatan radiasi. PPR sebagai staf keselamatan radiasi yang ditunjuk oleh pemegang izin memiliki tugas dan tanggung jawab memelihara rekaman.
5. Setiap pasien yang menjalani pemeriksaan dangan modalitas radiasi pengion harus memiliki rekaman terkait perkiraan dosis yang diterima atau kondisi parameter penyinaran yang digunakan (kV, mA/mAs, jarak).


  
  

Aplikasi Si-INTAN ini menawarkan berbagai keunggulan yaitu:

- Kemudahan dalam penggunaan (user friendly), bersifat berkelanjutan, dan dapat diakses dimana saja;
- Kemudahan dalam pengumpulan, menyimpan, mengolah dan mencari kembali data dosis pasien;
- Kemudahan dalam membuat sistem pelaporan dosis pasien
- Terdapat informasi DRL nasional dan lokal;
- Di web Si-INTAN terdapat informasi upaya optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi bagi pasien;
- Dapat digunakan sebagai sarana komparasi sistem manajemen dosis antar rumah sakit;
- Rumah sakit terdorong untuk memiliki program manajemen dosis radioasi untuk pasien;
- Dapat digunakan sebagai salah satu indikator mutu radiologi, yaitu audit dosimetri & dosis pasien.