Si-INTAN hadir di Kota Jambi

Friday, 31 August 2018

Kota Jambi dipilih sebagai salah satu lokasi pengenalan fitur Si-INTAN untuk survey atau audit dosis pasien pada pemeriksaan dengan radiografi umum yang dilaksanakan pada Tanggal 30 Agustus 2018. Peserta yang hadir berasal dari perwakilan rumah sakit dan klinik yang ada di seluruh propinsi Jambi dan 1 (satu) rumah sakit dari propinsi Aceh.

Acara pengenalan Si-INTAN dibuka oleh Syahrir selaku Kepala P2STPFRZR. Dalam pembukaannya, Syahrir menyatakan bahwa sesuai dengan salah satu program prioritas BAPETEN yaitu Penguatan Jaminan Perlindungan Keselamatan Pasien Radiologi, maka diperlukan adanya data base dosis pasien radiologi secara nasional untuk menetapkan tingkat panduan diagnostik (Diagnostic Reference Level, DRL). Oleh karena itu BAPETEN menginisiasi membuat program aplikasi berbasis web yang diberi nama Si-INTAN (Sistem Informasi Data Dosis Pasien) yang berfungsi sebagai bank data dosis pasien secara nasional dalam rangka penetapan dan implementasi DRL.      

Pada sesi selanjutnya, disampaikan presentasi mengenai Pengenalan Diagnostic Reference Level dan Aplikasi Manajemen Dosis Pasien melalui Si-INTAN oleh Kepala Bidang Pengkajian Kesehatan, Rusmanto. Pada presentasinya, Rusmanto menyatakan bahwa salah satu langkah pertama untuk perlindungan pasien adalah mengetahui berapa besarnya dosis radiasi yang diterima pasien untuk tiap jenis pemeriksaan dengan radiasi. Kemudian data dosis tersebut digunakan untuk menetapkan DRL. Selanjutnya DRL diimplementasikan sehingga dosis pasien dari waktu ke waktu terpantau dan dapat dievaluasi, serta di cari langkah koreksi untuk dilakukan reduksi secara bertahap dengan DRL. Perlindungan pasien menjadi isu utama internasional dan nasional karena berkaitan dengan penigkatan penggunaan peralatan medik dengan sumber radiasi pengion yang berpotensi memperbesar potensi paparan yang tidak diperlukan (unnecessary exposure). Oleh karena itu salah satu solusi untuk menerapkan optimisasi proteksi radiasi pada pasien adalah melalui penetapan dan implementasi DRL.

Pada sesi terakhir, dilakukan Pengenalan tata cara registrasi dan input data di aplikasi Si-INTAN. Input data dosis pada pemeriksaan dengan pesawat sinar-X radiografi umum membutuhkan beberapa data diantaranya:

  1. Data keluaran radiasi (radiation output). Data ini harus disediakan dari hasil uji kesesuaian pesawat sinar-X. Laboratorium Uji Kesesuaian sesuai dengan peraturan BAPETEN No. 2 Tahun 2018, harus memberikan data keluaran radiasi pesawat sinar-X yang diujinya kepada rumah sakit atau klinik sebagai pemohon uji.
  2. Data logbook penyinaran pasien. Jika logbook penyinaran pasien belum lengkap maka perlu dibuat SOP baru untuk perbaikan logbook pasien yang terdiri dari informasi kV, mA/mAs, jarak pasien dengan tabung sinar-X, berat badan pasien, usia dan jenis kelamin pasien.