Dukungan IAEA untuk Implementasi DRL di Indonesia

Saturday, 03 November 2018

Pada saat diselenggarakan National Workshop on Justification and Optimization in Clinical Diagnostic Imaging of Patients, di Jakarta, Tanggal 17 – 21 September 2018, merupakan ajang promosi aplikasi Si-INTAN ke para experts IAEA. Salah satu agenda dalam workshop tersebut, Indonesia diminta menyampaikan materi implementasi Diagnostic Reference Levels (DRL) di Indonesia (Status saat ini).  Materi dapat di download pada link berikut: Implementation DRL in Indonesia

Para experts IAEA yang hadir dalam workshop tersebut adalah:

  1. Denis Remedios, Consultant Radiologist dari Northwick Park Hospital, UK;
  2. Anthony Wallace, M.Sc., MAppSc, ACPSEM Certified Medical Physics Specialist - Medical Imaging X-Ray Safety Services;
  3. Ola HOLMBERG, Head of Radiation Protection of Patients Unit, Radiation Safety & Monitoring Section, Division of Radiation, Transport and Waste Safety, International Atomic Energy Agency;
  4. Torsten Cederlund, Head of Section, Medical exposures, Dept. of Radiation Protection, Swedish Radiation Safety Authority.

 

Indonesia mendapat pujian dan dukungan dari para experts karena telah memiliki Si-INTAN yang merupakan suatu tool untuk memperoleh data base dosis pasien dalam rangka menetapkan dan implementasi DRL.

Beberapa masukan mereka terkait implementasi DRL di Indonesia adalah

  1. Jika ada pemeriksaan yang tidak dapat mencapai data minimal yang harus di submit di aplikasi, maka perlu dilakukan evaluasi dan minta feedback ke rumah sakit.
  2. Fasilitas harus memiliki DRL sendiri yaitu DRL lokal.
  3. Nilai DRL nasional dapat diupdate tiap 3 tahun sekali.